Syahdan, Khalifah Harun al-Rasyid marah besar kepada shahibnya yang karib dan setia, yaitu Abu Nawas. Ia ingin menghukum mati Abu Nawas setelah menerima laporan bahwa Abu Nawas mengeluarkan fatwa: “tidak mau ruku’ dan sujud dalam shalat.” … Lebih-lebih lagi, Harun al-Rasyid mendengar Abu Nawas berkata bahwa, … “khalifah yang suka fitnah!” … Menurut pembantu-pembantunya, Abu Nawas telah layak dipancung karena melanggar syariat Islam dengan menebar fitnah. Khalifah mulai terpancing. Tapi untung, ada seorang pembatunya yang nampaknya biasa-biasa saja (orangnya sangat besahaja) memberi saran, … hendaknya Khalifah melakukan tabayun (konfirmasi) terlebih dahulu kepada Abu Nawas.
Rabu, 10 Februari 2010
Rasa Malu & Bersalah (Tergadaikan ?)
Logika Bengkok
Setahu saya, … logika dalam bahasa Yunani “Logike Episteme” (latin-Logica Scientia), adalah ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan berpikir secara lurus, tepat, dan teratur. Ilmu yang dimaksud disini adalah mengacu pada potensi rasional manusia untuk mengetahui kecakapan yang mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan dalam tindakan.
Para pemikir setelah Aristoteles memasukkan logika sebagai cabang filsafat praktis. Alasannya, logika dapat dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Logika digunakan untuk melakukan pembuktian.
Gempa - Dimana & Kapan Terjadi ?
Sabtu, 06 Februari 2010
Ragam Inteligensi Manusia
Alkisah ada seorang anak laki-laki berusia kurang lebih sepuluh tahunan yang merisaukan kedua orang tuanya. Ia lamban dalam belajar, dan selalu membuat keributan di kelas ketika murid-murid yang lain sedang tekun menyimak pelajaran, yang kemudian diakhiri dengan pengusiran yang memalukan dari kelas; “kehadiran kamu di kelas menggangu dan berdampak buruk bagi murid-murid lain”.
Beberapa tahun kemudian, si anak itu mengenang kembali kesulitan-kesulitan belajarnya itu, secara filosofis ia mengatakan: “Perkembangan intelektualku lambat, akibatnya aku mulai berminat terhadap ruang dan waktu ketika aku dewasa. Secara alamiah, aku dapat mendalami masalah itu lebih dalam dari seorang anak”. Dan kurang lebih 11 tahun setelah diusir dari sekolah, Albert Einstein muda mempublikasikan teorinya tentang relativitas yang mengubah pemahaman kita tentang jagat raya.
Menjadi Orang Kreatif ?
Kalau kemarin (26/09/09, Kompasiana) saya sudah mem-posted tulisan tentang “Orang-orang Inovatif” , … bagaimana jika tulisan kali ini gilirannya kita menengok, gimana sih “Menjadi Orang Kreatif ?”, bisa eng’ga …
”untuk meraih kebahagaiaan di dunia capailah dengan ilmu, untuk meraih kebahagiaan di akhirat capailah dengan ilmu dan untuk meraih kedua-duanya capailah dengan ilmu”, dan sebagainya.
Tapi pertanyaannya, … sudahkan kita melaksanakan nasehat dari para guru-guru kita tersebut? Yang maksudnya tentu saja untuk memotivasi kita membangun semangat belajar. Karena pada umumnya, orang yang selalu mau belajar, biasanya akan memiliki pola pikir kreatif dalam kesehariannya.
Orang-orang Inovatif
Selasa, 02 Februari 2010
Makna Silaturahim
Silaturahim adalah suatu moment religi yang sangat luhur artinya. Dengan silaturahim diharapkan segala penyertaan beban emosi negatif yang bersumber dari konflik negatif yang biasanya diawali dari konflik interpersonal diantara kita dalam hubungan kita sehari-hari dengan siapapun dalam lingkup kehidupan kita dapat lenyap, luluh dan sirna dari bathin kita.Energi phisikis yang tadinya digunakan untuk mempertahankan emosi negatif, kita gunakan untuk mendukung perkembangan emosi positif kita demi kebangkitan perasaan baru yang bersih, ringan, nyaman serta bahagia sejak kita menginjakan kaki pada hari yang Fitri pada 1 Syawal 1430 Hijriah.
Senin, 01 Februari 2010
Islam dan Kekerasan?
Muhammad Elmasry, Presiden Canadian Islamic Congress, dalam tulisannya yang berjudul History Dispel the Lies About Islam mengungkapkan, propaganda dengan cara disinformasi semacam ini sangat ampuh untuk melemahkan Islam. Namun ia meyakini, fakta sejarah dan kebohongan yang terus menerus dilontarkan, justru akan menampakkan kebenaran Islam itu sendiri.
Mengendalikan Nafsu - Syahwat ?
Harus Berani Berubah
Tahapan lahir sampai mati tidak hanya ada di bidang bisnis saja, tetapi juga di bidang mata pencaharian lainnya. Misalnya seorang pegawai negeri; ada masa mulai bekerja, dan ada pula masa pensiun. Demikian juga perusahaan swasta, ada yang besar, dan terus berkembang, namun ada juga yang tidak pernah besar, dan ada yang pernah besar tapi kemudian turun. Karyawannya pun demikian juga, ada yang diterima bekerja, dipecat, promosi, dan ada juga yang dimutasi atau bahkan didemosi.
Bisnis dalam perjalannya ada yang mengalami masa-masa sulit untuk dapat berkembang lagi, dan dirasakan sudah mencapai titik tertinggi. Maksudnya bisnis tersebut telah mencapai masa matang, yang apabila tidak segera diantisipasi, maka bisnis itu perlahan namun pasti terasa mulai menurun, misalnya keuntungan yang mulai berkurang, bahkan mungkin tidak lagi memperoleh laba. Atau katakanlah kita telah berusaha sekuat dan secerdas mungkin mempertahankan dan mengembangkannya, tetapi tidak juga berhasil. Dan jika ini terjadi, maka pada gilirannya sudah dapat ditebak, bahwa bisnis ini akan mati atau dimatikan (dihentikan kegiatannya dari pada terus menanggung kerugian).
Menurut para pakar, salah satu kata kunci untuk mempertahankan masa tumbuh dan masa matang suatu bisnis adalah Harus Berani Berubah. Sebab menurut mereka katanya bisnis itu seperti yang di jabarkan dalam hukum relativitas, yakni tidak ada yang abadi di dunia yang fana ini kecuali perubahan itu sendiri. Dengan kata lain, bagi yang ingin bertahan harus mencermati dan mensiasati perubahan.
Internet, Handphone, iPhone, SMS, Email, adalah kata-kata yang sangat akrab dengan kita saat ini, khususnya generasi muda. Padahal kata-kata ini sangat asing bagi telinga kita kira-kira lima belas tahun yang lalu. Berapa banyak saat ini orang-orang yang mengambil keuntungan dari perkembangan teknologi ini. Tengoklah warung-warung internet yang bertebaran sampai ke pelosok-pelosok tanah air, gerai-gerai isi ulang, tempat service handphone, sampai kuis-kuis di televisi, ramalan bintang, bahkan merubah nasib, pekerjaan dan sebagainya yang memanfaatkan SMS sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan. Inilah gambaran bahwa dunia terus berubah, dan ada banyak orang yang bisa mengambil keuntungan dari perubahan ini.
Contoh lain adalah, kondisi masyarakat yang serba ingin praktis, mudah, namun tetap ingin sehat, membuka peluang bisnis air minum dalam kemasan, yang bahkan dapat kita beri merk dagang sendiri, misalnya “Umar Mineral”atau “KR Ozone” dan sebagainya. Seiring itu pula, tempat-tempat air isi ulang juga terus kian bertambah. Nah, kalau kita tidak cermati perubahan tersebut, apa jadinya bisnis air isi ulang kita.
Perubahan dapat pula terjadi karena persaingan yang ketat. Ketika bisnis kita sedang berkembang dan mengalami masa jaya. Kondisi sebaliknya sedang dialami oleh para pesaing kita. Dan sudah merupakan kodrat manusia, adanya dorongan untuk tidak mau dikalahkan, kalau perlu terus menjadi pemenang, yang tentunya menempatkan mereka untuk bereaksi dengan melakukan terobosan-terobosan dan inovasi bisnis atas kekalahannya.
Disamping itu juga tidak menutup kemungkinan adanya para pesaing baru yang datang, karena mereka melihat bahwa bisnis yang sedang kita jalani menarik untuk dicoba dan menguntungkan.
Kenyataan akan adanya perubahan, menuntut para pebisnis untuk terus mencermati setiap gerak perubahan serta mengatisipasinya, secara kreatif dan proaktif untuk terus menyesuaikan diri. Dan bagi mereka yang pasif, statis dan tidak mau berubah, maka sudah bisa ditebak akan tertinggal, bahkan akan tergilas oleh perubahan itu.
Mencermati perubahan dengan segala dinamikanya, dapat kita dilakukan dengan melihat kondisi sekeliling, memperhatikan para pesaing dan sebagainya.
Hal ini harus sering kita dilakukan, guna mengadakan kajian sebelum mengambil keputusan. Dan perlu diingat untuk pebisnis adalah jangan pernah mengabaikan intuisi, hasil diskusi dengan teman, mitra bisnis, dan pendapat para ahli.
Hasil diskusi, pengamatan dan analisis perlu digabungkan dengan intuisi, dan prakiraan menurut perasaan kita. Sebab bagi pebisnis yang telah bertahun-tahun bergerak dalam satu bidang bisnis tertentu, biasanya memiliki intuisi yang telah terlatih, dan hal ini merupakan modal yang kuat bagi pebisnis kawakan yang biasanya tidak dimiliki oleh pebisnis-pebisnis pemula.
Selanjutnya ambilah keputusan, setelah itu jangan lupa untuk melaksanakannya.
Selamat berjuang kawan, dan jangan lupa memohon pertolongan Allah Ta’ala.
Selamat Idul Fitri 1430 H, Mohon Ma’af Lahir & Bathin
Salam,
H. Umar Hapsoro Ishak
